You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
708 Bangkai Ayam Tiren Diamankan dari 12 Rumah Potong
photo Nurito - Beritajakarta.id

708 Bangkai Ayam Tiren Diamankan

Suku Dinas (Sudin) Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur merazia 12 rumah potong ayam di wilayah Pisangan Baru dan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman.

Hari ini kita merazia 12 rumah potong unggas di Jakarta Timur.

Kasudin KPKP Jakarta Timur, Bayu Sarihastuti mengatakan, dari razia tersebut berhasil ditemukan 708 daging ayam tiren yang yang disimpan di rumah pemotongan.  

"Hari ini kita merazia 12 rumah potong unggas di Jakarta Timur. Hasilnya kita temukan 708 ayam tiren yang disimpan mereka. Seluruhnya kita amankan untuk dimusnahkan," ujar Bayu, Jumat (18/12).

591,57 Kilogram Ayam Tiren Dimusnahkan

Bayu menyebutkan, banyaknya ayam tiren di rumah-rumah potong karena kebanyakan ayam potong didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, Sukabumi hingga Lampung.

Jarak tempuh yang cukup jauh inilah menjadi salah satu faktor ayam potong sakit dan mati. Seharusnya, kata Bayu, ayam tiren ini langsung dimusnahkan. Namun, itu tidak dilakukan pemilik rumah potong dengan alasan akan diolah kembali menjadi pakan ternak lele.

"Mulai saat ini seluruh ayam tiren di rumah-rumah potong harus dimusnahkan di rumah pemotongan hewan (RPH) Cakung. Tidak boleh disimpan lagi. Ini untuk menghindari penyalahgunaan ayam tiren lagi," ucap Bayu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye3333 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1763 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1130 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1119 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye990 personFakhrizal Fakhri